Barusan aku liat adik kelasku jaman SD update status di akun facebooknya. Dia sekarang setingkat lebih rendah, masih kelas X tapi di SMK. Dia juga tetanggaku, rumahnya lumayan deket dari rumahku, ibuku juga kenal baik sama dia juga sama orangtuanya yang udah dianggep saudara. Kagetnya, dia pacaran... sama tetangganya sendiri, tetanggaku juga, padahal rumahnya deket... banget.
Ada hal lain yang lebih menarik, aku ngestalk akun dia sampai scroll-scroll ke bawah dan nemu akun orang lain yang juga itu adalah temenku pas SD, jelas tetanggaku juga. Aku liha status-statusnya, dan juga foto-fotonya. Terus aku nemu akun orang lain lagi, temenku pas SD juga, sama, begitu terus aku liat-liat profilnya, sampai banyak aku nemu akun-akun lain yang ternyata mereka adalah temen-temenku pas SD. Sumpah... mereka masih alay, dan *maaf terlihat amburadul.
Bukannya apa-apa, dengan begitu aku bersyukur. Seenggaknya orangtuaku berhasil mendidikku untuk tidak mengikuti pergaulan mereka yang notabene markasnya ada di sekitarku. Aku kasihan, mereka ada yang udah kerja di luar kota jauh sana, bahkan ada juga yang udah nikah dan punya anak :( iya sih emang dia umurnya udah tua karena sering beberapa tahun gak naik kelas pas SD.
Ya Allah, terimakasih, setidaknya engkau telah sedikit menyadarkanku bahwa masih ada banyak orang atau teman-teman di luar sana seumuranku yang masa mudanya masih lebih baik aku, masih lebih nyaman aku, dan insyaallah akan berbeda dengan mereka. Aku sadar emang aku dilahirkan disini, yang mayoritas penduduknya kurang berkecukupan, mereka teman-temanku SD banyak yang cuma lulus SMP dan tidak melanjutkan sekolah, tapi langsung kerja :(
Dan seolah memoriku langsung bekerja, aku mengingat saat-saat masa SD dulu. Aku merindukan kalian-masa kecilku, yang dulu bertahun-tahun mewarnai hari-hariku menjadi penuh berwarna, aku bahagia memiliki masa kecil seindah dan sebahagia dulu bersama kalian. Masa kecilku bahagia :) kawan, kapan kita berjumpa dan berkumpul bersama seperti dulu lagi? :)

0 komentar:
Posting Komentar