Teruntuk mereka yang
menorehkan tinta pelangi di atas kanvas abu-abuku,
Seseorang pernah
berkata padaku, masa SMA akan menjadi masa terindah dalam hidupmu. Benarkah
seperti itu? Aku tak mempercayainya. Waktu itu, masa sekolah menengah pertama,
guru favoritku, di depan kelas, bercerita.
Ya, lihat saja nanti kelak saat kalian sudah lulus dan melanjutkan
sekolah kalian, kalian akan merasakannya sendiri. Apakah ftv? Sinetron? Atau
semua karena cinta? Uhh, kenapa juga aku membahasnya sampai ke’sana’?
Seseorang juga pernah
berkata padaku, masa SMA adalah masa yang tersulit bagi jenjang manusia yang
berstatus sebagai ‘siswa’. Aku percaya, semua karena nilai. Aku percaya, semua
karena masa depan. Dan aku percaya, opini kedua diatas tulisan ini hanyalah mitos.
Pertengahan tahun
2013, aku mengenal kalian. Pertemuan singkat yang akan berjalan panjang dan
menemani hariku bersama di sebuah ruangan di belakang kanan pojok atas bagian
sekolahku, XI IPA 4.
Teruntuk mereka, aku, kamu, dia, kita, kami, dan kalian♥
Sepi, diam, bisu,
takut, malu, dan gengsi. Pertemuan pertama kita, di kelas itu. Saat tangan-tangan
menjulur mencari nama masing-masing dalam deretan daftar nama kelas, saat
kepala dan badan saling menengok dan bertatapan mencari kawan sejoli masa lalu.
Saat mulut berusaha membicarakan hal-hal yang terdengar garing di hadapan
orang-orang asing yang belum dekat. Namun saat ini, kita dipersatukan, disini,
di tempat ini, di kelas ini, dan aku berharap semoga aku, kamu, dan dia, akan
tetap menjadi kita. Dan aku berharap, kalian akan menjadi salah satu bahan
cerita yang menarik untuk diceritakan kelak pada anak cucu kalian, bahwa aku,
kamu, dia, dan kita pernah menjalani hari-hari seindah pelangi bersama kalian
yang telah melapiskan kanvas abu-abuku menjadi lebih berwarna♥
Blora, 2 Maret 2014
- Ariesca Devy
Blora, 2 Maret 2014
- Ariesca Devy


0 komentar:
Posting Komentar