Diluar dingin ya? Iya,
aku menengok keluar sebentar, sejenak hanya untuk melihatmu. Ku dengar dari
dalam kau berisik sekali. Entah, mungkin sedang bahagia, ya? Terimakasih ya
sudah datang, terimakasih sudah mampir. Aku turut bahagia jika kau bahagia,
sungguh. Namun, tidak selalu keadaannya seperti ini. Bahagia berlebihan itu
berbahaya. Jadi maaf, kamu jangan sering main kesini ya, aku ingin bercerita
sesuatu kepadamu agar kau tahu.
Tentang kamu. Aku senang
jika kau datang, ku kira orang-orang juga akan merasakan sepert itu saat
kehadiranmu, apalagi ada saat-saatnya mereka sangat membutuhkanmu untuk datang,
membutuhkan kelembutanmu, lembut, dan dingin. Walau kecil, tapi bisa
menghancurkan batu sekeras apapun, aku sangat kagum, sungguh! Kau adalah salah
satu idolaku, karena saat kehadiranmu, kau sangat membantuku. Kau membantuku
untuk menulismu, ya… aku merasa tenang saat kau datang. Walau kau berisik
sekali, sumpah itu menyebalkan!
Tentang kamu. Mungkin
di alam sana, kau juga sangat dibutuhkan, terimakasih, terimakasih, sekali lagi
terimakasih. Entah, mungkin jika tak ada kau, apa yang akan ku lahap? Apa yang
akan ku santap? Bersyukurlah kau jadi idola para pembajak sawah, mereka sangat
membutuhkanmu untuk tanaman mereka yang akan ku santap kelak.
Tentang kamu. Kehangatan muncul diantara aku dan mereka. Mereka yang menyayangiku, mereka yang melindungiku, mereka yang selalu bersamaku sepanjang hari. Mereka yang merawat dan membesarkanku. Tentang kebersamaan dan kehangatan.
Dan tentang kamu, lucu sekali. Mereka sering mendoakanmu, kau tahu? Ya, mereka sering memintamu datang saat sabtu malam, kau tahu betul siapa mereka. Kadang aku bingung, apa yang mereka inginkan darimu hanya untuk sesuatu yang menurut mereka bisa membatalkan kencan para insan sejoli di sabtu malam, tahu kan? Menyedihkan sekali, maaf jika mereka selalu membuatmu kesal, aku yakin kau sendiri pasti tak menginginkannya kan. Karena menyedihkan sekali apabila sampai kau marah, dan membuatmu menangis dengan derasnya, mereka sendiri yang akan kesusahan.
Dan tentang kamu, lucu sekali. Mereka sering mendoakanmu, kau tahu? Ya, mereka sering memintamu datang saat sabtu malam, kau tahu betul siapa mereka. Kadang aku bingung, apa yang mereka inginkan darimu hanya untuk sesuatu yang menurut mereka bisa membatalkan kencan para insan sejoli di sabtu malam, tahu kan? Menyedihkan sekali, maaf jika mereka selalu membuatmu kesal, aku yakin kau sendiri pasti tak menginginkannya kan. Karena menyedihkan sekali apabila sampai kau marah, dan membuatmu menangis dengan derasnya, mereka sendiri yang akan kesusahan.
Dan tentang kamu, aku
sering mendengar kisahnya. Tentang cinta. Tentang mereka yang mendengar lagu
rindu diantara derasnya rintikan tangismu dikala senja. Karena setiap orang
punya cerita tersendiri, tentang kamu, tentang hujan.
Blora, 2 Maret 2014
Dari seseorang dibalik selimut menunggui hujan dikala senja.
- Ariesca Devy
Blora, 2 Maret 2014
Dari seseorang dibalik selimut menunggui hujan dikala senja.
- Ariesca Devy


0 komentar:
Posting Komentar